Kamis, 17 Mei 2012

Sebuah panggilan jiwa...


Di suatu Jumat siang…

Pak bos            : Ira mau nggak nanti saya daftarkan jd relawan?
Aku                  : mmm.. maksudnya gmna ya pak?
                          (padahal dalam hati aq teh udah pengen blg ‘mau pak, mau bangeeeeeet!’ ^^
                          Hehehe
Pak bos            : ya kalo mau tar saya daftarkan, 1 puskesmas diminta 1 orang, tar Ira aja ya yg
                          masih muda, nanti akan ada diklat2 dari PMI.
Aku                  : iya pak, mau mau mau :D

Kalo utk tugas yg satu ini pokoknya ayo aja deh, diminta melakukan suatu pekerjaan dimana jiwa aq ada disana J
Lagipula nanti akan ada diklat2 juga, lumayan bisa nambah ilmu, skill, pengalaman dan temen..Suatu saat aq jg bisa membagi ilmu & pengalamanku pada orang lain, sebagai petugas UKS aq bisa membaginya dengan guru2 UKS, dokter kecil atau kader kesehatan sekolah. Siapa tau jg tar pengalaman ini berguna utk coba mendaftar jadi TKHI hehe who knows? J

Qt diharapkan utk selalu siap memberi pertolongan saat ada bencana, dimanapun dan kapanpun. Hidup Cuma sekali kawan! Semoga hidup qt bisa bermanfaat bagi sesama. Ada kebahagiaan tersendiri saat hidup qt bisa memberi arti lebih bagi hidup orang lain. 

Senin, 07 Mei 2012

Going The Extra Miles



Going the extra miles..

Kalau orang belajar 1 jam , dia akan belajar 5 jam,
Kalau orang berlari 2 kilo, dia akan berlari 3 kilo,
Kalau orang menyerah di detik ke 10, dia akan menyerah sampai detik 20

Selalu berusaha meningkatkan diri lebih dari orang biasa. Lebihkan usaha, waktu, tekad, doa dan sebagainya dari orang lain. Maka kita akan sukses!

“ ..ingat, jangan pernah mengijinkan diri kalian dipengaruhi oleh unsur dari luar diri kalian. Oleh siapapun, apapun dan suasana bagaimanapun. Artinya, jangan mau sedih, kecewa, takut karena ada faktor dari luar. Kalianlah yg berkuasa atas diri kalian sendiri, jangan serahkan kekuasaan kalian pada orang lain. Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar. Kalian punya pilihan di lapisan diri kalian yg paling dalam, dan itu tak ada hubungannya dengan pengaruh luar.. Jangan biarkan orang lain menghancurkan mental kalian. Jangan biarkan diri kalian kesal dan marah, hanya merugi dan menghabiskan energi. Hadapi dengan lapang dada, dan belajar darinya. Bahkan kalian bisa tertawa, karena ini hanya gangguan sementara. Jadi, pilihlah suasana hati kalian, dalam situasi paling kacau sekalipun. Karena kalianlah master dan penguasa hati kalian. Dan hati yg selalu bisa dikuasai oleh pemiliknya adalah hati orang yg sukses..”

Kini kutipan dari buku #Negeri5Menara tersebut sudah mulai tercetak rapi di alam bawah sadarku.. Amazing!!! Benar-benar obat anti galau paling mujarab kan?!  J

Kadang kita dipusingkan dengan banyaknya pekerjaan dan persoalan hidup lainnya. Alih-alih kita hanya menggerutu dan menyerah, sebaiknya kita praktekkan semangat Going The Extra Miles ini. Mau nggak kita belajar lebih banyak, membaca lebih banyak, usaha lebih banyak, bekerja lebih banyak, sedekah lebih banyak. Mau nggak kita bangun lebih pagi, mau nggak kita selain ibadah yg wajib juga merutinkan shalat tahajud, shalat dhuha dan amalan sunah lainnya. Bermimpilah setinggi langit! Sudah saatnya kita wujudkan mimpi-mimpi kita. Kita kobarkan semangat Man Jadda Wajada, Man Shabara Zhafira..Siapa yg bersungguh2 akan berhasil dan siapa yg bersabar akan beruntung!!! Masa depan ada di tangan kita kawan! Luruskan niat, optimalkan ikhtiar dan tawakal percaya sepenuhnya pada Allah SWT. Mari kita raih sukses dunia dan akhirat. Aamiin


Apapun bentuknya, setiap amanah yang telah Allah berikan pada kita, adalah sebuah tantangan yang harus kita jalani dengan sepenuh hati sehingga bisa memberikan manfaat untuk diri dan sesama. Dan semoga ini bukanlah semangat yang menggebu-gebu diawalnya saja tapi bisa kita jadikan kebiasaan. Karena motivasi saja tidaklah cukup, diperlukan tindakan (action) dan pengulangan secara terus menerus sehingga tercipta pembentukan kebiasaan (habits). Sekarang, semua berpulang pada kita, mau atau tidak kita berusaha 'sedikit' lebih banyak, dimana kita akan mendapatkan hasil yang jauh lebih besar dari usaha yang kita lakukan.

I’malu fauqa ma’amilu..going the extra miles..berusaha lebih dari rata2 orang lain..




Sunday, 6 May 2012
www.irakusuma7.blogspot.com

My story..telat ga ikut apel.. :')


Wednesday, 3 May 012

Bonjour, tout le monde. Ca va? Hari ini aq terlambat ikut apel pagi di Pkm, yg notabene adlh apel pagi pertama dibawah kepemimpinan seorang pemimpin yg baru pulak. Hehe bandel jg aq yak! Pdhl sangsinya jelas sudah, mo telat 1 detik atau 1 jam tetep akan di coret dr daftar absen..olala.. J
Jd inget cerita para sahibul menara yg kena hukum jewer berantai dihari pertama mereka masuk PM gara2 telat. Tp jangan salah, krna senasib itulah mereka jd sohib dekat yg saling bahu membahu saling support utk mewujudkan impian mereka, yg menjadikan mereka mjd lebih dari sekedar saudara. Mereka boleh bandel diawal, tp mereka selalu belajar dari kesalahan dan tidak mengulang kesalahan yg sama. Mereka berani bermimpi, mengamalkan benar2 ilmu Man Jadda Wajada dan Man Shabara Zhafira..dan kini mereka berhasil.. ^^
Yup, sebenarnya tadi pagi aq telat ikut apel karena ternyata jam di kantor lebih cepat 10 menit dari jam di HP ku. Tp yg namanya telat tetap saja telat, ga perlu mencari pembenaran hehe Lain hari harus lebih bisa ngatur manajemen waktu. Tp sekali2 boleh dong melakukan kesalahan sedikit biar hidup ini ga lempeng2 aja, biar ada serunya, biar ga ngebosenin :P #hehe contoh yg tdk baik saudara2, jangan ditiru!!! ^^
Ngelanggar aturan itu ga enak jg, ga enak sama pimpinan :D dan yg pasti udah ga bisa menjaga amanah dr Allah SWT. Mulai besok aq ga mau telat2 lagi, going the extra miles..Insya Allah.. 

Sabtu, 28 April 2012

Nantikanku di Batas Waktu

Dikedalaman hatiku tersembunyi harapan yang suci
Tak perlu engkau menyangsikan
Lewat kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu
Tak perlu dengan kata-kata

Sungguh walau kukelu tuk mengungkapkan perasaanku
Namun penantianmu pada diriku jangan salahkan

Kalau memang kau pilihkan aku
Tunggu sampai aku datang nanti
Kubawa kau pergi kesyurga abadi

Kini belumlah saatnya aku membalas cintamu
Nantikanku dibatas waktu

by : EdCoustic


Membuat Hidup Menjadi Lebih Hidup

Hari ini bertemu kawan lama.. ngobrol santai deh (^____^)

Cerita dia ttg prestasi muridnya thn lalu yg turun bahkan ada diperingkat bawah menarik perhatianku ;)
Yach..ga bisa sepenuhnya nyalahin dia sih, memang inputnya jg yg agak "kurang"..dari 9 siswa kls VI 2 diantaranya punya IQ rendah dan 1 orang punya kekurangan fisik..
Tapiiiii... krna kekurangan yg ada trs membuat dia jd males ngajar itu yg harusnya mendapat perhatian :D bukankah semua itu harusnya membuat qt jd makin terpacu utk memberikan waktu ekstra dan perhatian lebih pd anak didik qt? iya ga sih??? hehe peace ^^v

Itulah yg dinamakan tantangan kawan :) yg akan membuat hidup qt menjadi lbh hidup saat qt bisa memberikan yg terbaik utk semua yg ada disekitar qt..right??? :))

Input bagus trs outputnya bagus itu mah wajar..tp klo input kurang trs outputnya jd bagus naaaaaah itu tuh baru namanya "berhasil" :D Berani terima tantangan??? hehey
Tapi kalopun hasil akhirnya tetap sama paling tidak qt sudah berusaha memberikan yg terbaik selama prosesnya. 

Saat qt tulus..qt akan mendapatkan kepuasan bathin yg tak ternilai..yg membuat qt senantiasa bahagia..dan semangat dlm menjalani hari2 qt..

CMIIW (^___^)



Rabu, 25 April 2012

Setetes Darah Untuk Kehidupan


Di sore hari saat menikmati secangkir teh manis..aku merenung tentang arti hidup. Hidup ini akan lebih berarti saat hidup kita bisa memberi manfaat bagi sesama. Timbul banyak sekali pertanyaan yang berkecamuk dalam hatiku. Apalagi ya yang bisa aku lakukan dalam hidupku agar hidupku bisa lebih bermanfaat untuk orang lain? Hemm..DONOR DARAH..yah mengapa aku tidak ikut donor darah saja..suatu saat setetes darah yang aku berikan bisa menolong hidup orang lain. Tiba-tiba senyum diwajahku mengembang. Yup, dengan membayangkannya saja sudah bisa aku rasakan aura kebahagiaan itu.
            Aku cepat tersadar dari lamunanku, ide terbaikpun akan sia-sia kalau tidak segera dipraktekkan. Keep action! Hehe Aku langsung menghubungi temanku yang kebetulan bekerja di PMI. Setelah tanya syarat-syarat untuk ikut donor darah, keesokan harinya aku memantapkan diri untuk segera datang ke kantor PMI dan mendaftar sebagai anggota pendonor darah baru. Alhamdulillah aku memenuhi syarat dan bisa mendonorkan darahku. Ini adalah donor darah pertamaku. Sempet ngeri juga lihat jarumnya tapi sakitnya cuma sebentar kok hehe dan karena pembuluh darahku kecil jadi harus sabar nunggu kantong darahnya penuh.
            Ada rasa bahagia menelusup dalam relung hatiku. Lagipula banyak manfaat donor darah dari segi kesehatan. Donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru dan mengurangi resiko terkena serangan jantung dan stroke. Aku semakin memantapkan niatku untuk rutin donor darah setiap 3 bulan sekali. Kini saatnya untuk lebih peduli. Semoga setetes darah yang kita berikan bisa berarti untuk kehidupan orang lain yang membutuhkan. Aamiin.

12 Maret 2012

Selasa, 24 April 2012

Menari di Tengah Hujan

Pagi itu klinik sangat sibuk.
Sekitar jam 9:30 seorang pria berusia 70-an datang
untuk membuka jahitan pada luka di ibu-jarinya.

Aku menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu,
sebab semua dokter masih sibuk,
mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi.

Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah,
sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya.
Aku merasa kasihan.
Jadi ketika sedang luang aku sempatkan untuk memeriksa lukanya,
dan nampaknya cukup baik, kering,
tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru.
Pekerjaan yang tidak terlalu sulit,
sehingga atas persetujuan dokter, aku putuskan untuk melakukannya sendiri.

Sambil menangani lukanya,
aku bertanya apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru.
Lelaki tua itu menjawab tidak,
dia hanya hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya,
seperti yang dilakukannya sehari-hari.

Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat di sana sejak beberapa waktu
dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer.
Lalu kutanya apakah istrinya akan marah kalau dia datang terlambat.
Dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mengenalinya
sejak 5 tahun terakhir.

Aku sangat terkejut dan berkata,
dan Bapak masih pergi ke sana setiap hari walaupun istri Bapak tidak kenal lagi?
Dia tersenyum ketika tangannya menepuk tanganku sambil berkata,
"Dia memang tidak mengenali saya, tapi saya masih mengenali dia, kan?".

Aku terus menahan air mata sampai kakek itu pergi,
Tanganku masih tetap merinding,

Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis.
Cinta sejati adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini,
yang sudah terjadi, yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi.
Bagiku pengalaman ini menyampaikan satu pesan penting :
Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik,
mereka hanya berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki.
Hidup bukanlah perjuangan menghadapi badai,
tapi bagaimana tetap menari di tengah hujan.

Copas dr blog sebelah ;)
___________________________________________________________________________

Masih adakah cinta sprti sang kakek di jaman kita ini ya??? Uhm....tak usah sibuk 'mencari', tp bisa 'MENJADI' seperti kakek itu utk pendamping qt kelak :')

InsyaAllah